<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-9696442607293939", enable_page_level_ads: true }); </script> Imbauan MUI Soal Homoseksual: Tokoh Agama Gencarkan Pencerahan, Penegak Hukum Bertindak Tegas - Khazanah news

Imbauan MUI Soal Homoseksual: Tokoh Agama Gencarkan Pencerahan, Penegak Hukum Bertindak Tegas

Imbauan MUI Soal Homoseksual: Tokoh Agama Gencarkan Pencerahan, Penegak Hukum Bertindak Tegas

Wakil Ketua Umum Majelis UIama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, MUI sangat miris dan prihatin atas terjaringnya 141 orang pria dalam pesta homoseks di ruko Atlantis Jaya Gym di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ahad (21/05/2017) malam.

“Ini jumlah yang sangat fantastis,” ujarnya kepada hidayatullah.com melalui pesan elektronik, Senin (22/05/2017).

Kejadian ini, kata Zainut, menunjukkan bahwa masalah homoseksual sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa dianggap lagi sebagai masalah sederhana.

Menurutnya, semua pihak, khususnya pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat perlu memberikan perhatian serius untuk kasus ini.

Zainut berujar, para tokoh agama hendaknya semakin sering memberikan pencerahan kepada umatnya tentang pentingnya perilaku seks yang sehat dan bertanggung jawab sesuai dengan ajaran agama.

Juga hendaknya menjelaskan tentang bahayanya hidup dengan perilaku seks yang menyimpang. “Demi menyelamatkan peradaban hidup umat manusia,” ungkapnya.

Zainut juga menegaskan, aparat penegak hukum harus berani dan tegas menghukum para pelaku agar mereka jera.

“MUI mendukung penuh langkah-langkah kepolisian untuk menegakkan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Sumber : Hidayatulla.com
Share on Google Plus

About Mei Neja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 coment�rios:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.